Jika dikonversi menjadi seukuran manusia, maka postur Barbie adalah :
Berat : 49 kg
Tinggi : 161 cm

The First Barbie
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mattel sejak tahun 1959
hingga 2010 : Sedikitnya ada 100,000 orang kolektor Barbie fanatik di
dunia ini. Sembilan puluh persen diantaranya adalah wanita – rata-rata
berusia 40 tahun – yang rata-rata membeli dua puluh boneka Barbie setiap
tahunnya. Sekitar 40% dari mereka menghabiskan sedikitnya US$ 1000 /
tahun hanya untuk membeli pernak-pernik boneka Barbie (mulai dari
pakaian, asesoris, dan lain-lain).
Barbie adalah mainan ketiga yang dipromosikan lewat televisi.
Mainan pertama yang dipromosi dan diiklankan di media tersebut adalah Mr
Potato Head. Mainan ini pertama kali ditayangkan di televisi pada
tanggal 1 Mei 1952 dan dijual seharga US$ 0.98. Sedangkan mainan kedua,
adalah Mrs Potato yang iklannya ditayangkan di televisi pada tahun 1953.
Barbie adalah mainan pertama yang dijual secara internasional ke
150 negara. Mattel mengklaim sedikitnya 3 boneka Barbie terjual setiap
detik.
Barbie adalah mainan pertama yang memperkenalkan “Modeling Skala
1/6″ (1:6 Scale Modeling), yang kelak menjadi standar ukuran mainan
modelling dan action figure. “Modeling Skala 1/6″ disebut juga Playscale
Miniaturism.
Barbie pun adalah boneka – serta mainan – pertama yang dijual di
pelelangan Christie, London. Pada tanggal 26 September 2006, Boneka
Barbie in Midnight Red (produksi tahun 1965) terjual dengan harga
tertinggi US$ 17,000 (9,000 poundsterling)

Barbie, Ken, dan Toy Story
Barbie adalah mainan dan boneka pertama yang menjadi aktris
virtual. Sejak tahun 1987 hingga hari ini, Barbie telah “berperan” dalam
23 film dan menjadi figuran dalam 2 film. Film pertama Barbie adalah
Barbie and the Rockers : Out of this World (dirilis tahun 1987, dibuat
oleh DIC Entertainment dan Saban Productions). Sementara film teranyar
Barbie berjudul Barbie Princess Charm School akan dirilis pertengahan
tahun 2011 ini. Barbie pun turut berperan sebagai figuran dalam film Toy
Story 2 dan Toy Story
3. Di film itu, Barbie berperan sebagai dirinya
sendiri.
Boneka Barbie menjadi Ikon Budaya dunia dan merupakan mainan
pertama yang mendapatkan gelar kehormatan tersebut. Sebagai penghargaan,
pada tahun 1974, Pemerintah New York mengubah nama Times Square menjadi
Barbie Boulevard & menggunakan nama tersebut selama 1 minggu.
RENTETAN KONTROVERSI BARBIE

Lingerie Barbie
Sejak dirilis hingga hari ini, boneka Barbie tidak henti-hentinya
menuai kontroversi, kecaman dan cemoohan. Berikut ini adalah catatan
lengkap kontroversi yang terjadi seputar boneka Barbie, sejak saat
perilisannya hingga hari ini :
Tahun 1960, Barbie mendapat kecaman dan dikritik karena wujudnya
yang menampilkan “bentuk tubuh impian kaum wanita”, sehingga mendorong
para wanita masa itu untuk membentuk tubuh mereka seperti Barbie.
Akibatnya, penderita Anorexia di masa itu meningkat tajam. Dari sinilah
muncul ungkapan “Barbie Syndrome”, yaitu ungkapan terhadap kondisi para
wanita yang ingin memiliki tubuh “sesempurna” Barbie.
Tahun 1985, Mattel merilis produk Barbie bernama “Heart Family
Midge”,yaitu boneka yang perutnya bisa dibuka. Di dalam perut Barbie
itu, kita dapat melihat fetus (bayi yang siap lahir) dalam bentuk
sempurna. Tujuan perilisan boneka itu adalah untuk menjelaskan proses
melahirkan bayi dan merupakan alat edukasi bagi anak-anak. Walau
demikian, produk yang dibuat dalam bentuk yang cukup “mengerikan” ini,
membuat orang tua anak-anak gerah dan protes pada Mattel. Tidak lama
setelah itu, produk ini akhirnya ditarik dari peredarannya.
Tahun 1992, Mattel merilis koleksi Barbie Remaja bernama Teen Talk
Barbie, di mana masing-masing boneka dapat berbicara beberapa kalimat
(dan masing-masing boneka mengucapkan kalimat yang berbeda-beda). Dari
sekian banyak boneka yang dirilis, Barbie yang mengucapkan “Math Class
is tough!” mendapat kecaman dari American Association of University
Women, karena dianggap mendorong kaum wanita muda untuk memusuhi
pelajaran Matematika. Bulan Oktober 1992, Mattel secara resmi menarik
semua boneka Barbie yang mengucapkan kalimat tersebut.

Oreo Fun Barbie
Tahun 1993, boneka Barbie menjadi subjek parodi yang cukup
menggemparkan dan mengejutkan para orang tua. Adalah grup bernama Barbie
Liberation Organization (BLO) – sebuah grup yang terdiri dari remaja
iseng – yang memasukkan “voice box” boneka GI Joe ke dalam boneka
Barbie, kemudian secara diam-diam memasukkan boneka itu ke rak-rak
pajangan di berbagai toko mainan yang menjual Barbie. Dan ketika ada
anak yang membeli mainan Barbie itu, dan secara tidak sengaja menekan
“voice box”, akan muncul ucapan dari boneka itu, seperti “Eat lead,
Cobra” atau “Vengeance is mine!”. Aksi ini sempat meresahkan para orang
tua dan penjualan Barbie sempat merosot kala itu. Namun tindakan ini
dengan cepat tertangani.
Tahun 1997, Mattel bekerja sama dengan Nabisco meluncurkan Barbie
dan Oreo Cookies yang mereka namai “Oreo Fun Barbie”. Untuk
penjualannya, Mattel mengeluarkan Barbie dengan versi berkulit putih dan
berkulit hitam. Saat boneka berkulit hitam dirilis, kecaman dan protes
muncul dari komunitas Afro-America. Mereka menganggap boneka itu
menghina kaum Afro-Amerika karena memunculkan makna “hitam di luar,
putih di dalam”. Untuk menghindari isu rasial tersebut, Mattel akhirnya
memutuskan untuk menarik Barbie berkulit hitam dari pasar.
Pada tahun 1997 pula, grop musik Aqua merilis lagu berjudul Barbie
Girl. Lagu ini mendapat kritikan karena memuat lirik “You can Brush My
Hair / Undress me anywhere”. Lirik ini dinilai sangat vulgar dan sangat
tidak pantas menggambarkan boneka Barbie yang merupakan mainan anak-anak.Pada
tanggal 11 September 1997, Mattel melaporkan lagu ini dan membawanya ke
pengadilan. Namun pada bulan Juli 2002, pengadilan memenangkan grup
Aqua dan MCA Records – sebagai produser Aqua – karena lagu mereka
tersebut tergolong lagu parodi, dan dilindungi oleh Amendemen Pertama
Konstitusi Amerika Serikat.

Black Canary Barbie
Awal tahun 2000, para orang tua dikejutkan dengan munculnya koleksi
Lingerie Barbie yang menampilkan sosok Barbie yang mengenakan pakaian
dalam yang super seksi. Polemik dan kontroversi merebak saat itu.
Menanggapi keluhan orang tua kala itu, Mattel menjelaskan bahwa Lingerie
Barbie adalah koleksi Barbie yang ditujukan untuk kalangan dewasa dan
memang tidak dijual untuk anak-anak.
Bulan September 2003, Saudi Arabia melarang penjualan boneka Barbie
ke negara mereka karena mereka menilai boneka tersebut tidak sejalan
dengan ajaran agama di negara mereka. Di negara Arab sendiri saat itu
beredar boneka Fulla yang bentuknya menyerupai Barbie, namun dengan
dandanan dan pakaian yang lebih bisa diterima negara tersebut. Sementara
itu, di Iran juga terdapat boneka Sara dan Dara yang juga memiliki
kesamaan fisik dan penampilan dengan Barbie dengan pakaian yang jauh
lebih “sopan”.
Bulan Juli 2008, Mattel merilis koleksi Black Canary Barbie, yang
langsung disambut dengan protes dari kalangan Keluarga Kristen. Barbie
tersebut mengenakan pakaian hitam, dengan stocking jala, sepatu boot
hitam (yang identik dengan sepatu wanita PSK) serta jaket hitam tebal,
mewakiliki subkultur Seks S&M (Sado & Masochism). Black Canary
sendiri adalah karakter dari DC Comic yang juga salah satu anggota
Justice League. Walau mengalami protes yang cukup hebat, koleksi ini
tidak pernah ditarik dari peredaran.

Dalam rangka memperingati ulang tahun Barbie yang ke-50, pada tahun
2009, Mattel merilis serangkaian seri Barbie berstiker tato di
lengannya. Tato tersebut dapat dilepas dan ditempelkan di tempat lain.
Perilisan seri Barbie ini memunculkan polemik dan perdebatan yang
sengit, terutama di kalangan orang tua, pemuka agama, hingga pejabat
pemerintah Amerika Serikat.
Banyak kalangan menilai Barbie bertato akan
memberikan ide bagi para remaja puteri untuk memiliki tato di tubuhnya.
Sejauh ini, tato masih dinilai sebagian keluarga Amerika sebagai simbol
perlawanan dan pemberontakan. Sepuluh tahun silam, tahun 1999, Mattel
pun pernah merilis boneka Barbie dengan tato permanen bergambar
kupu-kupu di perutnya, dan mendapatkan respon serupa. Waktu itu, Mattel
setuju untuk menarik boneka tersebut dari pasar. Namun kali ini, Mattel
menolak menarik Barbie bertato itu, karena boneka Barbie bertato
temporer memiliki nilai edukasi dan mengajarkan anak-anak untuk
berkreasi dan kreatif.
Maret 2010, Wal-Mart membuat keputusan yang sangat mengejutkan saat
menurunkan harga jual boneka Ballerina Barbie berkulit hitam dari US$
5.93 menjadi US$ 2. Sedangkan boneka sejenis namun berkulit putih dijual
dengan harga tetap. Wal-Mart beralasan, bahwa Barbie berkulit hitam
sangat sulit dijual dan mereka tidak mungkin menyimpan boneka itu
terlalu lama di gudang. Walau demikian, strategi marketing Wal-Mart
tersebut dinilai sangat berpotensi menimbulkan isu rasis, sehingga
dikecam oleh Harlem Activist.
Tidak ada berita lanjutan, apakah Wal-Mart
tetap bersikukuh menjual Barbie itu dengan harga diskon atau
mengembalikan harga jual ke angka semula.

Barbie Back To Basics
Bulan Mei 2010, Mattel merilis koleksi boneka Barbie yang terdiri
dari 12 figur yang disebut sebagai “Barbie Back to Basics”. Kesemua
figur mengenakan pakaian berwarna hitam, dengan dandanan yang terbilang
cukup ekstrim. Pasca perilisan boneka itu, beragam kontroversi dan
cercaan muncul, terutama menyangkut pakaian yang dikenakan semua figur
yang menggunakan rok mini dengan dandanan yang sangat “bitchie”.
Selain
itu, payudara beberapa figur Barbie tersebut dibuat dengan bentuk bulat
sempurna dan nyaris menyembul keluar dari pakaian mereka. Karena itulah,
koleksi Barbie yang dijual dengan harga US$ 19.99 / set ini dikenal
pula dengan sebutan “Busty Barbie”.
Bulan Juli 2010, Mattel merilis boneka Barbie yang disebut “Barbie
Video Girl” di mana di dada boneka tersebut terdapat kamera kecil yang
dapat merekam film selama 30 menit. Gambar tersebut bisa diunduh ke
komputer menggunakan kabel USB. Pada tanggal 30 November 2010, FBI
mengeluarkan peringatan pada orang tua akan adanya kemungkinan
penggunaan boneka itu untuk pornografi anak-anak. Walau pun hingga hari
ini belum ada laporan mengenai penyalahgunaan boneka tersebut, namun
munculnya boneka ini telah menghebohkan para orang tua.
menarik sekali fakta faktanya
BalasHapusaxis call center